Students Save 30%! Learn & create with unlimited courses & creative assets Students Save 30%! Save Now
Advertisement
  1. Code
  2. WordPress
Code

Arsip Taksonomi: Mencantumkan Posting Berdasarkan Istilah-istilah Taksonomi

by
Difficulty:IntermediateLength:MediumLanguages:

Indonesian (Bahasa Indonesia) translation by Ari Ana (you can also view the original English article)

Final product image
What You'll Be Creating

Secara default, WordPress membuat arsip yang mencantumkan semua posting Anda dalam urutan terbalik. Jika pengguna mencari posting dalam kategori tertentu atau dengan istilah taksonomi yang diberikan, mereka harus mengunjungi halaman arsip untuk kategori atau istilah tersebut.

Tetapi bagaimana jika Anda ingin membuat arsip utama untuk jenis posting lebih mudah digunakan? Dalam tutorial ini, saya akan menunjukkan kepada Anda cara membuat halaman arsip untuk jenis posting kustom yang menampilkan posting dari jenis posting yang dikategorikan menurut taksonomi, sehingga alih-alih sebuah daftar yang panjang, pengunjung akan melihat daftar untuk setiap istilah taksonomi.

Apa yang Akan Anda Butuhkan

Untuk mengikuti tutorial ini Anda memerlukan instalasi pengembangan WordPress dan editor kode. Anda akan membuat tema yang merupakan tema anak dari twentyfourteen, jadi Anda perlu menginstalnya (yang seharusnya sudah terinstal secara default).

Saya tidak akan menunjukkan cara membuat tema anak, tetapi jika Anda mengalami kebuntuan, lihat saja stylesheet dalam paket kode untuk tutorial ini.

1. Memulai: Mendaftarkan Jenis Posting dan Taksonomi

Menurut pengalaman saya, teknik ini paling sering dibutuhkan untuk jenis posting kustom dan taksonomi daripada untuk posting dan kategori atau tag biasa, jadi saya akan mulai dengan mendaftarkan jenis posting dan taksonomi.

Catatan: Saya menggunakan jenis posting 'animal' yang sama yang saya daftarkan di tutorial sebelumnya tentang pembuatan arsip berbasis gambar. Jika Anda ingin mendorong hal-hal sedikit lebih jauh, Anda bisa menggabungkan teknik dalam tutorial itu dengan yang saya tunjukkan di sini dan menampilkan daftar istilah taksonomi Anda dengan gambar unggulan.

Di file fungsi tema Anda, tambahkan kode berikut untuk mendaftarkan jenis posting:

Selanjutnya, tambahkan kode untuk mendaftarkan taksonomi:

Setelah Anda selesai melakukannya, tambahkan beberapa data. Di bawah ini Anda dapat melihat data yang telah saya tambahkan dengan beberapa istilah taksonomi yang diterapkan. Saya tidak membuat klaim apa pun atas keakuratan terminologi saya mengenai keluarga hewan, jadi tolong jangan berkomentar jika saya salah!

2. Menyiapkan Template Arsip

Langkah selanjutnya adalah membuat template arsip untuk jenis posting baru. Di tema Anda, buat file baru bernama archive-animal.php.

Karena tema ini adalah tema anak dari twentyfourteen, template arsip akan memerlukan kode yang disalin dari tema itu sebagai pembungkus untuk loop kustom yang akan Anda buat. Jadi tambahkan berikut ini ke template arsip Anda:

Catatan: Jika Anda bekerja dengan tema Anda sendiri, salin kode pembungkus dari indeks tema atau file arsip tema Anda sendiri.

3. Mengisi Template Arsip: Mengambil Istilah-istilah Taksonomi

Agar arsip Anda dapat menampilkan hewan dengan istilah taksonomi, langkah selanjutnya adalah mengambil istilah-istilah tersebut.

Di file template baru Anda, di bawah tag penutup </header> (atau di bawah bagian pembukaan kode pembungkus Anda jika Anda menggunakan tema Anda sendiri), ambil istilah-istilahnya menggunakan get_terms():

Perhatikan bahwa saya telah menggunakan dua parameter di sini:

  • orderby - ini memungkinkan Anda untuk menentukan urutan istilah yang ditampilkan. Saya telah menggunakan count sebagai nilainya sehingga istilah dengan posting terbanyak yang ditugaskan untuknya akan ditampilkan pertama, tetapi Anda bisa mengurutkan berdasarkan nama atau ID - jika Anda membiarkannya kosong, WordPress akan mengurutkan berdasarkan namanya. Lihat halaman Codex pada get_terms() untuk lebih jelasnya.
  • hide_empty - ini memberitahu WordPress untuk tidak mengambil istilah apa pun tanpa posting yang ditugaskan kepada mereka. Ini menyelamatkan Anda dari harus memeriksa apakah kueri Anda memiliki posting nantinya.

4. Mengisi Template Arsip: Menentukan Kueri

Setelah melakukan ini, Anda menggunakan foreach() untuk memberi tahu WordPress agar melewati setiap istilah-istilah ini dan menjalankan kueri yang perlu Anda tetapkan. Di bawah kode yang baru saja Anda tambahkan, masukkan yang berikut:

Ini memberitahu WordPress untuk menjalankan setiap istilah, dan kemudian mendefinisikan kueri yang harus dijalankan setiap kali. Argumen untuk kueri menyertakan jenis posting dan istilah dalam taksonomi 'animal_cat', yang merupakan nilai variabel $term.

5. Mengisi Template Arsip: Menambahkan Sebuah Loop

Setelah mendefinisikan kueri Anda, Anda perlu menambahkan sebuah loop. Pertama, tampilkan nama istilah yang dikuerikan sebagai judul. Di bawah baris mulai $query tetapi di dalam tanda kurung pernyataan foreach, tambahkan baris ini:

Selanjutnya, tambahkan kode untuk memuat posting Anda dalam daftar:

Di dalam daftar, sekarang tambahkan loop Anda:

Seperti yang Anda lihat, ini adalah loop biasa yang menghasilkan judul dari setiap posting di dalam tautan ke posting, dan tidak mengeluarkan konten apa pun. Jika Anda mau, Anda bisa menambahkan kutipan atau gambar unggulan di sini.

Terakhir, setel ulang kueri menggunakan wp_reset_postdata() di bawah baris echo '</ul>';

Loop Keseluruhan

Ini kueri dan loop Anda sekarang akan terlihat seperti:

Akhirnya, simpan file template Anda dan lihat arsip jenis posting Anda. Anda akan melihat ia mencantumkan posting Anda dengan istilah taksonomi daripada dalam sebuah daftar panjang.

Ringkasan

Teknik ini berguna ketika Anda ingin pengunjung dapat dengan cepat melihat data yang dikategorikan tanpa harus melihat pada berbagai halaman arsip - itu membawa semuanya bersama-sama di satu tempat tetapi diurutkan untuk kenyamanan. Berikut adalah beberapa ide untuk bagaimana Anda dapat menyesuaikan teknik dan membawanya lebih jauh:

  • Memanggil kategori atau tag, bukan istilah. Untuk melakukan ini, Anda akan menggunakan get_categories() atau get_tags().
  • Alih-alih membuat arsip kustom untuk jenis posting, gunakan teknik ini dalam file index.php Anda untuk menampilkan posting berdasarkan kategori, tag atau istilah taksonomi.
  • Daripada menjalankan satu loop untuk setiap istilah, jalankan dua loop: yang pertama dapat menampilkan posting terbaru dengan istilah tersebut secara penuh dan yang kedua dapat menampilkan daftar semua sisa posting. Gunakan posts_per_page dan offset dalam argumen kueri Anda untuk melakukan ini - lihat detail tentang bagaimana ini bekerja pada halaman Codex WP_Query.
  • Gunakan posts_per_page untuk membatasi jumlah posting yang ditampilkan sehingga setiap daftar memiliki panjang yang sama. Anda bisa menggabungkan ini dengan gaya untuk menampilkan daftar berdampingan.
  • Untuk setiap istilah, tambahkan tautan ke halaman arsip istilah setelah daftar posting - ini sangat berguna jika Anda tidak menampilkan semua posting di daftar Anda. Gunakan get_term_link() untuk melakukan ini.
Advertisement
Advertisement
Looking for something to help kick start your next project?
Envato Market has a range of items for sale to help get you started.