Unlimited Plugins, WordPress themes, videos & courses! Unlimited asset downloads! From $16.50/m
Advertisement
  1. Code
  2. Advertising
Code

Pengenalan Google DFP: Menggunakan Iklan Internal

by
Difficulty:IntermediateLength:MediumLanguages:
This post is part of a series called Introduction to Google DFP.
Introduction to Google DFP: Debugging Ad Delivery
Introduction to Google DFP: Using Queries and Reports

Indonesian (Bahasa Indonesia) translation by Yanti Baddolo (you can also view the original English article)

Final product image
What You'll Be Creating

Ini adalah tutorial keenam di seri tentang Google DoubleClick untuk Penerbit.  DFP adalah layanan yang kelihatannya rumit bagi yang belum tahu—seri ini bertujuan menyederhanakannya.

Dalam tutorial ini, saya akan memandu Anda dengan mengkonfigurasi sekelompok iklan internal yang dapat memberikan pendapatan namun sekaligus menekan Google AdSense untuk memberikan iklan dengan bayaran lebih tinggi.

Jika Anda baru mengikuti seri ini, lihat episode sebelumnya sebelum melanjutkan: Pengenalan Google DFP untuk Bisnis Kecil, Memulai Integrasi Iklan dengan Situs Web dan Penempatan.

Saya juga mencoba untuk berpartisipasi dalam kolom diskusi di bawah.  Jika Anda memiliki saran pertanyaan atau topik untuk episode di masa mendatang, kirimkan komentar di kolom di bawah ini atau hubungi saya di Twitter @reifman.

Apa itu Iklan Internal?

Biasanya, ketika Anda menjalankan situs web, Anda akan memiliki lebih banyak tampilan halaman daripada permintaan dari pengiklan berkualitas.  Iklan internal adalah apa yang Anda masukkan ke dalam ruang kosong tersebut.  Terkadang, iklan internal mungkin menautkan pengunjung untuk benar-benar membeli iklan di situs Anda.  Di lain waktu, iklan internal bisa di tautkan ke produk, layanan, atau acara yang Anda tawarkan dan ingin dilihat pengunjung.

Salah satu cara mendapatkan penghasilan adalah dengan mengisi inventaris saya yang tidak terjual dengan iklan internal yang ditautkan ke program afiliasi favorit saya.  Seperti yang telah saya sebutkan di sini sebelumnya, saya cukup terkesan dengan penawaran afiliasi dari WPEngine and Digital Ocean—saya juga mempromosikan FastMail.  Semua layanan ini cenderung menarik bagi pembaca saya juga.

Hari ini, saya akan memandu Anda melakukan konfigurasi akun Google DFP dan situs web Anda untuk bersaing dengan pengiklan berbayar AdSense dengan iklan internal pilihan Anda.

Mengintegrasikan Iklan Internal Anda

Kita dapat menerapkan iklan internal dalam beberapa cara berbeda di Google DFP.  Untuk tutorial ini, saya akan membuat pesanan untuk perusahaan saya sendiri yang menggunakan item baris untuk unit dan ukuran iklan yang berbeda.

Ikuti sepanjang tutorial di bawah ini saat saya memandu Anda melalui berbagai langkah.  Pertama, mari buat unit iklan di situs web saya Publishing with WordPress.

Buat Unit Iklan Baru

Unit iklan mewakili area dari situs Anda tempat dimana iklan Anda ingin muncul.  Mereka mewakili lokasi tertentu.  Iklan pertama yang akan saya buat adalah untuk bagian atas sidebar.  Ukurannya 250x250.  Cukup kunjungi halaman Inventory DFP Google dan klik New Ad Unit:

Google DFP House Ads - New ad unit

Saya membuat iklan sidebar teratas untuk gambar persegi 250 x 250.

Google DFP House Ads - AdSense Inventory Settings

Kita juga akan membuat unit iklan kedua untuk sidebar di tengah dengan ukuran 160x600, menggunakan proses yang sama.  Saya ingin bereksperimen dengan iklan kecil di dekat bagian atas dan iklan yang lebih tinggi di bawah halaman.  Iklan yang lebih tinggi umumnya lebih efektif, namun dengan menggunakan iklan persegi kecil yang lebih tinggi membuat sidebar sedikit lebih fungsional untuk pembaca, lebih baik dalam memperlihatkan akses ke widget pencarian dan widget tulisan terkini.

Buat Tag untuk Situs Anda

Selanjutnya, di halaman Inventory, saya memilih Generate Tag di sidebar sebelah kiri.  Saya memilih dua unit iklan yang direncanakan untuk halaman saya: Sidebar Top dan Sidebar Middle:

Google DFP House Ads - Generate Tags

Google DFP kemudian akan menampilkan wizard singkat berikut:

Google DFP House Ads - Tag Wizard

Saat mengeklik Lanjutkan, Anda akan diberi tag HTML dan JavaScript untuk situs web Anda:

Google DFP House Ads - Tag Results HTML to Paste

Mengkonfigurasi Header Tema WordPress

Menggunakan editor tema WordPress di Appearance> Editor dan memilih header.php, saya menempelkan kode HEAD global teratas di atas:

Google DFP House Ads - Theme Editor to Paste HTML

Setiap kali situs kita dimuat, kode ini mempersiapkan halaman untuk memuat grup iklan dari DFP.  Selanjutnya kita perlu menempatkan masing-masing unit iklan di posisi sebenarnya.

Menempatkan Kode Unit Iklan DFP

Untuk ini kita menggunakan editor Appearance> Widgets dan Text fields:

Google DFP House Ads - Widgets for Ad Units

Saya membuat dua Teks field, menempelkan Sidebar Top ke satu widget dan Sidebar Middle ke yang lain.  Lalu saya men-drag mereka ke tempat yang saya inginkan.

Google DFP House Ads - Widget Organizer

Setelah itu, kita bisa mulai mengisi jaringan iklan internal kita.

Mengunggah Gambar Kreatif

Saya membuka laman Pengiriman DFP dan mengeklik Creatives, lalu Add Creatives.  Secara terpisah, saya harus mengakses banner afiliasi dan URL saat di klik agar dapat mengunggah gambar dan memberikan target URL DFP:

Google DFP House Ads - New Creative

Setelah mengulanginya untuk semua iklan, DFP menunjukkan kepada saya All creatives bersamaan:

Google DFP House Ads - Creatives

Lalu tiba saatnya untuk membuat pesanan rumah perusahaan saya.

Membuat Pesanan Baru

Google DFP House Ads - Create a New Order

Untuk pesanan baru, saya membuat perusahaan pengiklan rumah baru mengikuti nama perusahaan konsultan saya, Lookahead Consulting.  Kemudian saya menentukan item baris untuk iklan Sidebar Top 250x250:

Google DFP House Ads - New company and line item

Lalu saya bereksperimen dengan teknik outpricing Google AdSense saya yang pertama.  Ada berbagai pendekatan yang bisa Anda ambil di sini.

Jenis item baris dan prioritas pengirimannya menjelaskan bahwa jika Anda tidak tertarik dengan pendapatan dari iklan internal dan hanya ingin mereka mengisi saat tidak ada pengiklan berbayar, Anda dapat menggunakan jenis House.  Bagi saya, saya hanya meninggalkan Type sebagai Standar untuk bersaing dengan AdSense.

Eksperimen pertama saya adalah membuat jumlah klik tak terbatas (untuk situs saya) (10M) dengan harga $1 per klik (CPC).  Saya berpikir ini cukup untuk melebihi sebagian besar iklan AdSense untuk sementara waktu.  Namun, saya tahu saya harus kembali dan memantau pengaturan ini.

Google DFP House Ads - Settings

Untuk Add Targeting –salah satu field DFP dengan kesalahan labeling favorit saya (bukan Ad Targeting, tapi Add Targeting), saya menetapkan bahwa item baris ini menempatkan iklan di PubWP Sidebar Top:

Google DFP House Ads - Add Targeting

Setelah membuat pesanan item baris, Anda harus mengkliknya dan menyetujuinya.  Tidak ada UX untuk pemberitahuan tentang ini.

Google DFP House Ads - Approve Your Order

Lalu, saya menambahkan creatives saya yang sudah ada.  Saya memilih tiga iklan persegi ukuran 250x250 saya: dua untuk WP Engine dan satu untuk Digital Ocean.

Karena sebelumnya saya telah mengunggah materi iklan ini untuk mendapatkan nama perusahaan yang berbeda, saya harus membuat salinan beberapa kali untuk memasukkannya ke perusahaan baru yang benar.  Anda dapat mengabaikan teks (copy) dan (copy) (copy).

Google DFP House Ads - Use existing creatives

Menurut Google:

"Setelah Anda mengaktifkan item baris, impresi pertama akan dikirim dalam waktu sekitar 30 menit. Begitu impresi pertama dikirimkan, laporan akan diperbarui (dan status item baris akan berubah dari" Ready "menjadi" Delivering ") dalam waktu 30 menit lagi. "

Sementara saya sedang menunggu, saya mengulangi proses untuk iklan 160x600 di sidebar tengah.  Untuk item baris ini, saya memberi harga untuk bersaing dengan Google AdSense menggunakan impresi di CPM $5.

Tinjau Penempatan Iklan Anda

Saya mengunjungi Publishing with WordPress untuk melihat apakah iklan telah mulai berjalan.  Iklan internal belum terkirim, jadi iklan Google AdSense muncul di kedua unit iklan:

Google DFP House Ads - Home page with AdSense

Berikut adalah tampilan lengkap pada sidebar:

Google DFP House Ads - Sidebar with AdSense

Tak lama setelah itu, pengiklan gambar muncul, tapi bukan house ad saya:

Google DFP House Ads - Sidebar with AdSense Image

Saya telah bekerja dengan Google DFP cukup untuk mengetahui bahwa pada tahap ini Anda hanya perlu kembali dalam satu atau dua jam.  Tidak ada cara lain untuk melihat apa yang terjadi.

Masalah UX DFP favorit saya adalah bagaimana itu dituliskan Ready ketika sebenarnya adalah pending selama 120 menit atau lebih.  Maaf insinyur Google, saya tahu tidak semuanya mudah-tapi Anda orang jenius!

Google DFP House Ads - House Ad Status

Butuh beberapa saat, namun secara bertahap iklan internal saya muncul di Sidebar Top, Ocean Digital pertama dan kemudian WP Engine:

Google DFP House Ads - Top sidebar House ad

Setelah beberapa saat, sidebar kanan mulai memutarkan iklan internal yang tengah:

Google DFP - Sidebar Middle

Status pengiriman item baris sedikit tertinggal, pertama terus hanya memperlihatkan Ready bahkan setelah iklan teratas sudah tampil, dan kemudian dengan terlambat mengatakan bahwa salah satu sedang di dalam tahap Delivering.  Saya yakin sampai di akhir tahun, ini akan menampilkan Delivering(2).  Pada akhirnya, hanya butuh satu jam.

Google DFP - Line Item Status

Penutup

Seiring waktu, saya akan memperluas penempatan iklan dan inventory iklan internal.  Akan menyenangkan untuk melihat apakah ini lebih baik daripada penempatan WordPress statis saya sebelumnya.  Dulu saya menggunakan widget untuk menempatkan HTML statis dari iklan yang dihosting.  Mereka umumnya tidak akan memutar atau menyertakan jaringan periklanan berbayar seperti AdSense.

Seiring waktu, saya harus meninjau harga dengan klik dan tayangan untuk melihat seberapa baik mereka bersaing dengan AdSense.  Saya juga bisa menambahkan berbagai program afiliasi dan mengatur harganya secara akurat terhadap return  rata-rata mereka.  Dengan cara ini, DFP akan membantu mengoptimalkan pengiriman iklan yang paling menguntungkan bagi pengunjung.

Apa Selanjutnya?

Di episode berikutnya, kita akan menjelajahi Laporan DFP Google.  Mudah-mudahan pada saat itu iklan kita sudah mulai berjalan dan kita memiliki data yang bagus untuk ditampilkan.

Seiring perkembangan serial ini, saya ingin mendengar lebih banyak umpan balik tentang topik DFP yang ingin saya jelajahi.  Silahkan kirimkan pertanyaan dan komentar anda di bawah ini.  Anda juga bisa menghubungi saya di Twitter @reifman.  Untuk melihat tutorial lain yang telah saya tulis, telusuri halaman instructor Envelato Tuts+ saya.

Tautan Terkait

Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Looking for something to help kick start your next project?
Envato Market has a range of items for sale to help get you started.