Unlimited Plugins, WordPress themes, videos & courses! Unlimited asset downloads! From $16.50/m
Advertisement
  1. Code
  2. Python

Google Cloud Storage: Mengatur File dan Objek

by
Difficulty:IntermediateLength:ShortLanguages:
This post is part of a series called Google Cloud Storage.
Google Cloud Storage: Managing Buckets

Indonesian (Bahasa Indonesia) translation by Aditia Dwiperdana (you can also view the original English article)

Pada bagian pertama dari seri tutorial dua bagian ini, kita membahas gambaran besar bagaimana bucket digunakan pada Google Cloud Storage untuk mengatur file. Kita lihat bagaimana mengelola bucket pada Google Cloud Storage dari Google Cloud Console. Ini diikuti dengan script Python di mana operasi ini akan dijalankan menggunakan programming.

Pada bagian ini, saya akan mendemonstrasikan bagaimana untuk mengelola objek, misalnya file dan folder di dalam bucket GCS. Struktur tutorial ini akan mirip dengan bagian sebelumnya. Pertama saya akan mendemonstrasikan bagaimana melakukan operasi dasar terkait pengelolaan file menggunakan Google Cloud Console. Hal ini akan diikuti dengan script Python utnuk melakukan operasi yang sama dengan programming.

Sama seperti penamaan bucket di GCS memiliki panduan dan batasan, penamaan objek mengikuti sejumlah panduan pula. Nama objek harus mengandung karakter Unicode yang valid dan tidak berisi karakter Carriage Return atau Line Feed. Beberapa rekomendasi termasuk untuk tidak menggunakan karakter seperti "#", "[", "]", "*", "?", atau karakter kontrol XML ilegal karena bisa salah diterjemahkan dan membuat nama tersebut ambigu.

Lalu, nama objek pada GCS menggunakan namespace yang rata. Artinya secara fisik tidak ada direktori atau subdirektori pada GCS. Contohnya, jika kamu buat sebuah file dengan nama  /tutsplus/tutorials/gcs.pdf, file tersebut akan muncul seakan gcs.pdf berada di dalam direktori bernama tutorials yang merupakan subdirektori dari tutsplus. Tapi menurut GCS, objek tersebut hanya berada pada bucket dengan nama /tutsplus/tutorials/gcs.pdf.

Mari lihat bagaimana cara mengelola objek menggunakan Google Cloud Console, lalu pindah ke script Python yang akan melakukan hal yang sama secara programming.

Menggunakan Google Cloud Console

Saya akan lanjutkan dari bagian terakir di tutorial sebelumnya. Kita mulai dengan membuat folder.

Create a folder or upload files directly to GCS

Untuk membuat folder baru, klik tombol Create Folder yang dilingkari di atas. Buat folder dengan mengisi nama yang diinginkan di bawah. Nama tersebut harus mengikuti aturan pemberian nama objek.

Creating a folder in GCS

Sekarang kita unggah file ke folder yang baru dibuat.

Uploading a file in GCS

Setelah pembuatannya, browser GCS akan mendaftar objek yang baru dibuat. Objek bisa dihapus dengan memilihnya dari daftar dan menekan tombol delete.

Delete an object from GCS

Menekan tombol refresh akan mengisi antarmuka dengan perubahan apapun yang dilakukan terhadap daftar objek tanpa me-refresh keseluruhan halaman.

Mengelola Objek Secara Programming

Pada bagian pertama, kita lihat bagaimana membuat Compute Engine instance. Saya akan lakukan hal yang sama di sini dan melanjutkan script Python dari bagian terakhir.

Menulis Script Python

TIdak ada langkah instalasi tambahan yang perlu dilakukan untuk tutorial ini. Kamu perlu mengacu pada bagian pertama untuk detail tentang instalasi atau lingkungan pengembangan.

gdc_objects.py

Script Python di atas mendemonstrasikan operasi besar yang bisa dilakukan terhadap objek. Hal ini mencakup:

  • pembuatan objek baru dalam bucket
  • mendaftar semua objek dalam bucket
  • penghapusan objek tertentu

Sekarang kita lihat bagaimana operasi di atas tampil saat script dijalankan.

Kesimpulan

Dalam seri tutorial ini, kita lihat bagaimana Google Cloud Storage bekerja dari jauh, yang diikuti analisis mendalam tentang bucket dan object. Lalu kita lihat bagaimana melakukan operasi besar terkait bucket dan object via Google Cloud Console.

Lalu kita lakukan hal yang sama menggaunakan script Python. Masih ada yang bisa dilakukan den gan Google Cloud Storage, tapi sisanya adalah tugasmu untuk mencobanya.

Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Looking for something to help kick start your next project?
Envato Market has a range of items for sale to help get you started.