Unlimited Plugins, WordPress themes, videos & courses! Unlimited asset downloads! From $16.50/m
Advertisement
  1. Code
  2. Node.js

Debugging Dengan Node.js

by
Read Time:4 minsLanguages:

Indonesian (Bahasa Indonesia) translation by Yosef Andreas (you can also view the original English article)

Saya rasa debugging adalah bagian krusial dalam siklus pengembangan seperti yang lainnya. Jadi itu selalu merupakan cara pelaksanaan yang baik untuk demistifikasi pekerjaan debugging, membuatnya lebih mudah dan sedikit memakan waktu, sehingga kita dapat menyelesaikan kerja tepat waktu dan mengurangi stres.

Seperti sebagian besar bahasa di luar sana, Node menyediakan beberapa alat debugging luar biasa yang membuat cacat dalam kode mudah ditemukan dan diperbaiki. Saya selalu menyarankan penggunaan debugger karena secara pribadi saya rasa menggunakan debugger benar-benar menghilangkan kebutuhan untuk menerka dan membuat kita menjadi developer yang lebih baik secara umum.

Panduan ini untuk developer dan administrator yang sudah berkerja dengan Node. Itu mengasumsikan pemahaman mendasar bahasa pada level praktik.

Menggunakan Debugger

Node.js mencakup fitur penuh sebuah perlengkapan debugging di luar proses yang dapat diakses via protokol berbasis TCP dan klien debugging bawaan.

Sebagai contoh, untuk menggunakan debugger untuk melakukan debug sebuah file bernama script.js, kamu cukup dapat memanggil node menggunakan flag debug sebagai begitu:

Breakpoint

Sekarang setelah kamu memulai sesi debugging, dimana pun dalam script yang berasal dari yang kamu sebut debugger akan menjadi sebuah breakpoint untuk debugger.

Sehingga, misalnya, mari tambahkan sebuah pernyataan debugger pada script.js:

Sekarang jika kita menjalankan script ini debugger akan dipanggil pada breakpoint dan kita dapat mengendalikan kendali script via menggunakan perintah cont atau next (c atau n untuk singkatnya).

Kita dapat menghentikan sejenak eksekusi script kapanpun menggunakan p.

REPL

Read-Eval-Print-Loop pada debugger membolehkanmu untuk memasukkan code secara interaktif selama eksekusi dan sehingga mengakses kondisi aplikasi dan semua variabel dan metodenya pada titik memecah eksekusi. Ini merupakan tool yang sangat ampuh yang dapat kamu gunakan untuk membersihkan aplikasi dengan cepat.

Secara umum, REPL tersedia sebagai versi tersendiri dan sebagai bagian debugger, dan itu membolehkanmu untuk menjalankan JavaScript secara interaktif. Sebagai contoh, cukup ketik node pada prompt tanpa pilihan, dan kamu akan diberikan sebuah tampilan REPL yang dapat kamu tuliskan code ke dalamnya dan melihat outputnya.

Stepping In & Stepping Out

Sebelumnya saya menyebutkan perintah cont dan next (c dan n), yang membolehkan kita untuk melanjutkan eksekusi code setelah breakpoint dicapai. Dalam tambahan untuk ini, saat kita melewati code kita dapat juga masuk ke dalam sebuah metode atau keluar dari lingkup induknya.

Gunakan perintah step untuk melangkah masuk dan out untuk melangkah keluar, atau s dan o untuk singkatnya.

Backtracing

Gunakan backtrace atau bt untuk mendapatkan output backtrace untuk frame eksekusi terkini.

Restarting

Gunakan restart atau r untuk merestart script dari awal eksekusi.

Cara Alternatif Untuk Terhubung Dengan Debugger

Pengguna lanjutan dapat mengakses debugger juga dengan memulai Node.js dengan command-line flag --debug, atau sebagai gantinya dengan memberi sinyal pada proses Node.js berjalan dengan SIGUSR1.

Setelah sebuah proses diatur ke dalam mode debug dengan cara ini, itu kemudian dapat dihubungkan dengan menggunakan debugger Node.js menggunakan entah pid pada proses berjalan atau via acuan URI (misalnya localhost:port) untuk menghubungkan debugger yang mendengar:

  • node debug -p <pid> menghubungkan ke proses via pid.
  • node debug <URI> menghubungkan ke proses via URI seperti localhost:5858.

Menggunakan Node Inspector

Sebagai tambahan pada CLI debug tool, Node Inspector juga menyediakan sebuah GUI inspector dalam browser web (saat ini hanya mendukung Chrome dan Opera)

Untuk menggunakan debugger, cukup instal sebagai berikut:

npm install -g node-inspector

Sekarang setelah kita menginstal Node inspector, kita dapat melakukan debug pada script.js dengan:

node-debug script.js

Shell kamu sekarang akan memberi output berikut, dan mungkin membuka sebuah browser web pada URL jika kamu mengatur Chrome atau Opera sebuah default pada OS pengembangan.

Dalam browser web, kamu sekarang akan dapat melakukan debug pada aplikasi dalam lingkungan serupa dengan paket tool pengembang. Pengaturan breakpoint dan melihat code sekarang terintegrasi dengan tampilan browsermu. Nikmati!

Kesimpulan

Debugging tidak harus menjadi sebuah mimpi buruk, juga tidak harus membuat stres.

Pengaturan breakpoint dan melangkah melalui code begitu sederhana dalam Node. Itu merupakan pengalaman yang serupa dengan Ruby, dan jika kamu mencoba untuk mengerti aplikasi yang telah diberikan kepadamu, membuat aplikasi dalam mode debug dan menghentikan sejenak eksekusi adalah cara fantastis untuk mempelajari dalam waktu yang cepat.

Advertisement
Advertisement
Looking for something to help kick start your next project?
Envato Market has a range of items for sale to help get you started.