Advertisement
  1. Code
  2. Web Development

7 Tips Baris Perintah Sederhana dan Bermanfaat

Scroll to top
Read Time: 10 min

Indonesian (Bahasa Indonesia) translation by Hasannudin Amin (you can also view the original English article)

Salah satu hal yang sangat berguna, namun kerap kali jarang digunakan, tools yang dimiliki oleh web developer adalah baris perintah. Terminal sering kali membuat orang-orang takut dan menjauh; jadi di sini kita akan mendemonstrasikan beberapa perintah yang sangat berguna untuk kegunaan sehari-hari.


1. Hal Dasar

Jika Anda baru pertama kali menggunakan baris perintah, Ada beberapa hal yang harus Anda ketahui untuk membantu jalan Anda selanjutnya.

Berpindah Direktori

Anda dapat berpindah ke direktori berbeda menggunakan cara berikut:

Jika Anda kehilangan arah, Anda dapat kembali ke direktori "home" dengan perintah "cd ~".

Menyusun daftar berkas dan direktori

Jika Anda butuh untuk melihat berkas yang berada dalam direktori:

Anda dapat menggunakan "-l" untuk menampilkan dalam bentuk daftar panjang, dan "-A" untuk turut serta menampilkan berkas tersembunyi (di mesin berbasis Linux, berkas dan direktori yang diawalai dengan "." akan di anggap sebagai berkas 'tersembunti').

Menampilkan letak direktori saat ini

Terkadang Anda menginginkan untuk mengetahui dimana lokasi direktori yang Anda masuki sekarang!.

Ini akan menampilkan path dari direktori yang Anda masuki sekarang.

Menyalin berkas

Menyalin berkas dari suatu tempat ke tempat lainnya secara cepat dan mudah:

Anda juga dapat menambahkan "-R" untuk menyalin berkas secara rekursif, sehingga semua sub direktori dan berkas akan ikut tersalin.

Tapi mengetik itu lambat, dan bagaimana jika saya tidak ingat alamat direktori atau baris perintahnya?

Di banyak kesempatan, baris perintah memiliki tab-completion yang aktif, jadi Anda dapat memulai mengetik nama dari perintah atau lokasi berkas, tekan tab, dan Anda akan mendapat penyelesaiannya. Jika disana terdapat lebih dari satu opsi, sehingga tidak ada penyelesaian untuk Anda, tapi jika Anda menekan tab dua kali, ini akan menampilkan daftar opsi.

Tab-completion dapat membuat mengetik lokasi berkas menjadi lebih cepat!

Bagaimana Anda tahu apa opsi perintah yang dimiliki?

Ada beberapa cara untuk menemukan opsi yang dimiliki sebuah perintah. Sebagian besar perintah memiliki opsi --help (atau -help, atau -h) operator yang tersedia, yang berisi daftar kemungkinan argumen dan opsi yang dapat Anda gunakan:

Jika Anda merasa bahwa bantuan yang diberikan oleh operator --help tidak cukup, Anda dapat membaca lebih detail dengan program man:

Yang akan memberitahukan semua hal tentang program "nano". Perintah sederhana seperti "cd" mungkin tidak memiliki entri pada man.


2. Membuat Cadangan Database (dengan Kompresi GZip)

Membuat cadangan database Anda adalah sesuatu yang harus sering Anda lakukan. Seperti kebanyakan hal, ada banyak cara untuk melakukan ini, namun menggunakan baris perintah adalah salah satu yang terbaik. Mengapa? Karena dapat membantu Anda mengatasi masalah potensial seperti kehabisan waktu eksekusi untuk alat seperti phpMyAdmin, dan jaringan potensial yang putus ketika menggunakan alat administrasi lokal seperti MySQL Workbench.

Perintah untuk menjalankan pencadangan terbilang kecil, tapi mungkin membutuhkan beberapa penjelasan:

Sekarang, untuk menjelaskan hal apa yang terjadi disini! program "mysqldump" adalah alat untuk membuat cadangan database. Parameter yang dapat digunakan adalah:

  • "-u" berarti Anda akan menentukan nama pengguna yang akan dihubungkan, penggunaannya seperti "-u mysqluser"
  • "-p" berarti Anda akan segera menentukan kata sandi yang akan digunakan (tanpa spasi), atau akan meminta Anda untuk memasukkannya
  • Parameter terakhir yang digunakan seperti contoh di atas adalah nama dari cadangan database (tentu saja!)

Jika Anda menjalankan perintah di atas, Anda akan mendapati konten dari database Anda muncul di layar.  Itu bagus, karena kita tahu bagian itu bekerja (benar-benar terhubung ke database), tapi itu juga buruk, karena ... kemana perginya? Jawaban: tidak dimanapun! Itu hanya bergulir begitu saja, Sekarang kita perlu mengambilnya dan memasukkannya ke dalam sebuah file.

Untuk menempatkan isi output ke dalam berkas, untuk keperluan pencadangan, kita perlu menggunakan apa yang disebut redirection.

Jadi kita tambahkan redirecter, dan nama berkas yang kita inginkan untuk digunakan. Sekarang Anda dapat melihat bernama "db_backup.sql", dan jika Anda membukanya Anda bisa melihat skrip SQL dengan struktur dan isi database Anda siap untuk restorasi ataupun migrasi.

Satu hal terakhir yang dapat berguna untuk pencadangan, adalah mengompresi skrip SQL. Untuk contoh ini, saya akan menggunakan kompresi GZip, karena ini sangat umum, tapi Anda juga bisa menggunakan Bzip2 atau yang lainnya.

Untuk menambahkan kompresi ke dalam perintah ini, kita hanya melakukan apa yang disebut piping. Kita menyalurkan output dari mysqldump melalui gzip, dan kemudian mengalihkannya ke berkas yang kita inginkan, seperti:

Saya juga menambahkan ".gz" ke nama filenya, jadi saya tahu itu dikompres dan bukan hanya teks biasa lagi (ini juga akan lebih kecil!)


3. Memulihkan dari Cadangan Database (dengan Kompresi GZip)

Jadi Anda punya cadangan database Anda (baik dengan menggunakan metode di atas, atau cara lain), dan ada yang tidak beres dan Anda perlu memulihkannya, atau Anda memigrasikannya ke server baru. Anda bisa menggunakan salah satu alat lain yang disebutkan sebelumnya, namun dalam contoh ini menggunakan  phpMyAdmin, bagaimana jika berkas cadangan database Anda lebih besar dari batas ukuran unggah yang diizinkan? Untung saja, baris perintah dapat mengatasinya.

Baris perintah untuk memulihkan sangatlah familiar seperti halnya untuk membuat cadangan. Pertama, tanpa kompresi GZip:

Kita menggunakan perintah "cat" untuk menampilkan isi skrip cadangan, dan menyalurkan isinya ke dalam program mysql. Seperti yang Anda lihat, program mysql mengambil opsi yang sama seperti yang dilakukan mysqldump di bagian dua.

Sekarang jika skripnya dikompres GZip, kita tidak bisa hanya mengeluarkan isinya ke mysql, karena datanya telah terkompres tidak seperti skrip SQL yang bagus. Jadi kita lakukan hal berikut:

Lihat, ini sangatlah familiar, hanya menukar sedikit bagian.

Apa yang terjadi di sini adalah kita menjalankan "gunzip" juga dan mengarahkan ulang skrip cadangan ke dalamnya untuk pulihkan. Kemudian kita pipe output berkas yang dipulihkan ke dalam program "mysql".


4. Mencari / Menimpa di Berkas Teks

Terkadang Anda memiliki berkas berukuran besar, seperti mungkin hasil ekspor database, dan Anda perlu melakukan beberapa pencarian / penggantian di berkas tersebut... tapi berkasnya tidak terbuka di editor teks Anda, karena mesin Anda kehabisan memori untuk mencoba membuka berkas tersebut! Nah, inilah cara mengatasinya, dengan menggunakan baris perintah dan sedikit regular expresion.

Cara kerjanya adalah mengeluarkan isi skrip SQL (atau berkas apa pun yang Anda gunakan), menyalurkannya melalui program yang disebut "sed," yang secara khusus memanipulasi konten streaming, dan kemudian mengalihkan output ke berkas baru. Apa terdengar rumit? Yah... kurasa itu sedikit, tapi perintah itu sendiri terlihat sederhana!

Bagian baru di sini benar-benar program "sed". Pada dasarnya apa yang dilakukannya adalah mengambil masukan dan mencocokkan pola pertama (dalam kasus ini, nama saya, "Japheth"), dan menggantinya dengan pola kedua (dalam kasus ini, memperpendek nama saya, "Japh"), lalu mengeluarkan hasilnya.


5. Cara Aman Menyalin Berkas ke / dari Server (melalui SSH dengan SCP)

Jika Anda bekerja dengan baris perintah dan perlu menyalin sebuah berkas, terutama jika Anda perlu melakukannya dengan aman, mengapa menggunakan klien FTP Anda? Cukup gunakan program yang disebut Secure Copy, atau SCP, yang terutama untuk melakukan penyalinan berkas jarak jauh dengan aman. Secure Copy menggunakan SSH untuk menyalin berkas, jadi Anda harus memastikan Anda dapat terhubung ke komputer jarak jauh melalui SSH terlebih dahulu (saya akan membicarakan hal ini sedikit lebih banyak di akhir artikel, jadi tahan dulu).

Sintaks perintah scp mirip dengan perintah cp yang tercakup dalam bagian pertama, dengan penambahan nama host dari komputer dan nama pengguna untuk terhubung dengannya:

Sedikit yang perlu diperhatikan adalah "username@hostname:", yang, seperti yang saya jelaskan di atas, adalah nama pengguna yang akan digunakan dan nama host untuk digunakan saat menghubungkan. Anda akan diminta untuk memasukkan kata sandi untuk pengguna itu, dan Anda juga akan mendapatkan indikator kemajuan untuk menyalin sehingga Anda dapat melihat bagaimana kelanjutannya.

Anda bisa menggunakan tambahan "-r" (catatan: huruf kecil untuk scp, huruf besar untuk cp) dengan penyalinan yang aman agar bisa menyalin secara rekursif. Juga, jika ini adalah pertama kalinya menggunakan SCP atau SSH untuk terhubung ke mesin jarak jauh, Anda mungkin diminta untuk menerima fingerprint RSA untuk keamanan, yang harus Anda terima (dengan asumsi Anda yakin Anda terhubung ke server yang benar).

Perlu disebutkan bahwa ini bekerja dua arah. Anda juga dapat menyalin file dari komputer jarak jauh ke komputer lokal Anda dengan mengalihkan argumen dari keduanya:

Jika Anda masuk ke salah satu server web melalui SSH, dan Anda ingin menyalin ke yang lainnya, Anda dapat menggunakan perintah berikut untuk menyalin berkas secara langsung tanpa harus menggunduhnya ke komputer lokal!


6. Menemukan Berkas Spesifik di Proyek Besar

Menemukan berkas dengan nama tertentu

Ingin menemukan berkas tertentu tapi tidak yakin di mana berkas tersebut berada tersembunyi disekian banyak direktori proyek Anda? (Atau bahkan jika ada lebih dari satu!)

Perintah "find" digunakan untuk menemukan berkas dalam sebuah hirarki direktori. Ini memiliki banyak opsi, jadi penggunaannya cukup bervariasi. Di sini saya telah menentukan untuk mencari di direktori saat ini dengan "./", dan menggunakan parameter "-iname", yang berarti mencari file dengan nama seperti yang saya berikan. Disana juga tersedia parameter "-name", tapi parameter "-iname" case-insensitive, jadi ini akan menemukan INDEX.php dengan baik.

Menemukan berkas dengan konten tertentu

Anda mengetahui bahwa Anda pernah menulis sebuah fungsi untuk suatu hal, namun tidak dapat mengingat berkas mana di dalamnya mengandung isi tersebut?

"grep" adalah program untuk mencetak baris yang sesuai dengan pola tertentu. Anda dapat menggunakannya dengan beberapa parameter, seperti "-i" yang akan membuatnya case-insensitive, dan "-R" yang akan membuatnya rekursif dalam contoh saya. Kemudian berikan sebuah pola, dan path untuk mencari di dalamnya (di sini saya mencari direktori saat ini dengan "./"). Contoh ini akan menunjukkan nama berkas dan baris dalam berkas tersebut untuk setiap kecocokan yang ditemukannya pada "myfunction" (case-insensitve karena "-i").

Jika proyek Anda salinan direktori kerja Subversion, Anda mungkin merasa jengkel melihat hasil dari direktori ".svn". Untuk mengecualikan direktori tertentu dari pencarian, gunakan parameter "--exclude-dir=", misalnya "--exclude-dir=.svn".


7. Melakukan Tindakan Massal pada Berkas Tertentu

Sekarang kita tahu bagaimana menemukan berkas tertentu; Bagaimana jika kita ingin melakukan hal-hal tertentu dengan berkas-berkas tersebut? Sebagai contoh, saya sering bekerja pada Mac, dan menemukan bahwa ketika saya menyimpan berkas ke Windows atau Linux Samba dalam satu jaringan, Mac OS X menyimpan berkas "._filename" di mana saja. Jadi saya senang apabila bisa membersihkannya secara teratur.

Untuk menemukan berkas seperti itu, saya menggunakan kedua metode dari bagian sebelumnya untuk menemukan berkas dengan nama tertentu:

Kita menemukan cara untuk menampilkan semua berkas di direktori saat ini (secara rekursif), dan kemudian mengalirkan output ke grep, yang memastikannya sesuai dengan regular expression yang saya berikan. Regular expression hanya menyampaikan, match anything that starts with a literal . followed by a literal _ followed by 0 or more of anything else.  Jalankan perintah ini untuk memastikan Anda melihat berkas yang diinginkan.

Sekarang untuk melakukan sesuatu dengan semua berkas yang Anda ambil dari perintah itu, Anda membungkusnya dengan tanda kutip belakang (``). Jika saya ingin menghapus semuanya:

Saya memiliki perintah "rm" (untuk menghapus berkas) dengan parameter "-f" (yang berarti memaksa hapus tanpa meminta konfirmasi), dan akan berjalan untuk setiap berkas yang dikembalikan oleh perintah di dalam tanda kutip!

Saya merasa tak bertanggung jawab apabila tidak menyebutkan di sini bahwa Anda harus sangat berhati-hati menggunakan perintah "rm". Jika Anda menggunakan perintah "rm" dengan parameter "-f", pastikan Anda tahu persis apa yang akan Anda hapus, dan Anda benar-benar menginginkannya hilang! Jika Anda menggunakan "-f", Anda tidak akan mendapatkan kesempatan kedua.


Bagaimana cara mendapatkan Akses Baris Perintah ke Web Host saya?

Saya sebutkan sebelumnya dalam artikel tentang koneksi ke komputer jarak jauh lewat SSH. Banyak perintah ini sangat berguna saat digunakan di server web Anda, yang kemungkinan berjalan dengan linux, jadi Anda harus bisa terhubung ke baris perintah. Cara melakukannya adalah dengan menggunakan program yang disebut SSH, yang dapat melakukannya dengan aman.

Di Mac OS X, atau di linux, Anda dapat menjalankan SSH dari aplikasi Terminal:

Jika anda menggunakan Windows, Anda akan membutuhkan program gratis bernama PuTTY.

Anda akan diminta memasukkan sandi saat Anda terhubung.

ika Anda belum memiliki akses SSH ke web host Anda, kemungkinan besar Anda akan dapat memintanya, dan mereka akan menyiapkannya untuk Anda.


Kesimpulannya...

Seperti kebanyakan hal, "Anda tidak tahu, apa yang tidak Anda ketahui." Mungkin sulit menemukan cara menggunakan baris perintah; Tapi ada sejumlah sumberdaya besar yang tersedia untuk Anda begitu Anda membungkusnya dalam kepala Anda ! Mudah-mudahan, artikel ini akan membuat Anda mulai menjelajah! Ada pertanyaan?

Advertisement
Did you find this post useful?
Want a weekly email summary?
Subscribe below and we’ll send you a weekly email summary of all new Code tutorials. Never miss out on learning about the next big thing.
Advertisement
Looking for something to help kick start your next project?
Envato Market has a range of items for sale to help get you started.