Unlimited Plugins, WordPress themes, videos & courses! Unlimited asset downloads! From $16.50/m
Advertisement
  1. Code
  2. Android
Code

Tools untuk Pengembang Mobile

by
Length:LongLanguages:

Indonesian (Bahasa Indonesia) translation by Muhammad Naufal (you can also view the original English article)

Pengembangan aplikasi desktop tradisional didominasi oleh perusahaan software berskala besar dengan tenaga kerja yang besar, terkadang tersebar di seluruh dunia. Namun, industri pengembangan (development) aplikasi mobile sangat berbeda. Ekosistemnya telah menciptakan generasi baru pengembang skala kecil dan sangat efisien. Pemain dominannya didukung oleh inovasi dan efisiensi, bukan dengan jumlah kepala di daftar gaji. Bahkan pengembang individual dapat menghasilkan aplikasi pembunuh yang memiliki jutaan unduhan di app stores.

Jadi, bagaimana individu atau tim developer kecil ini mencapai hasil yang bagus, tanpa tenaga manusia yang besar? Ini karena ekosistem aplikasi seluler memiliki beragam software yang mempermudah alur kerja dan meningkatkan efisiensi. Ada tool yang bahkan menjamin jenis fungsionalitas tertentu, sampai dengan standar tertentu.

Di postingan ini, anda akan dijelaskan berbagai mobile development tools yang memungkinkan anda untuk membuat aplikasi yang unik dan menonjol dari yang lain. Dengan semua tool ini, anda bisa meraih kesuksesan meski tanpa tim pemrogram yang besar.

1. Tujuan Umum atas Tools

Tools di sini termasuk Software Development Kits (SDK) yang memungkinkan pengembangan untuk platform tertentu seperti android, iOS, dan Windows. Selain itu, Integrated Development Environments (IDE) yang membantu merampingkan alur kerja juga termasuk dalam kategori ini.

1.1 Native Platform SDKs

Sebuah SDK biasanya terdiri dari sumber inti yang compiled, libraries software pendukung dan berbagai komponen lainnya seperti dokumentasi, contoh aplikasi, dll., Yang didesain untuk memudahkan pengembangan aplikasi. Platform SDK dapat didefinisikan sebagai bentuk source code platform yang dapat lansung digunakan.

Android SDK & NDK

Anda dapat mendownload secara gratis Android SDK dari bagian Downloads pada situs web Android Developer. Anda hanya perlu mendownload paket SDK command-line tools yang sesuai dengan OS anda dan menggunakan SDK Manager yang disertakan di dalamnya untuk mendownload paket lainnya. Kemudian, anda dapat menggunakan SDK ini untuk mengembangkan aplikasi dengan atau tanpa bantuan Integrated Development Environment (IDE).

Berbeda dengan SDK, yang memfasilitasi pengembangan berbasis Java, Android Native Development Kit (NDK) memungkinkan pengembang untuk menerapkan aplikasinya dalam bahasa C atau C++. Hal ini sangat berguna, terutama bila external libraries yang ditulis dalam C atau C++ digunakan dalam aplikasi anda. Selain itu, NDK memastikan kinerja tercepat dan penggunaan maksimum fitur perangkat hardware. Karena itu, jika kinerja adalah kriteria utama, anda akan lebih baik menggunakan Android NDK.

Anda dapat menemukan koleksi besar tutorial Android di Envato Tuts+ yang dapat membantu anda jauh lebih baik dan lebih cepat.

iOS SDK

Mirip dengan SDK Android, anda dapat mendownload iOS SDK secara gratis, setelah anda mendaftar ke Apple Developer Center Account. Namun, anda tidak dapat menjalankan aplikasi yang dikembangkan dengan menggunakan perangkat Apple, kecuali jika anda bergabung dengan iOS Developer Program yang berbayar. Namun, anda tetap dapat menjalankan aplikasi anda di emulator dan menguji apakah berjalan dengan benar.

Bila anda siap menjalankan aplikasi anda di perangkat nyata, anda dapat bergabung dengan Developer Program dan akhirnya menerbitkan aplikasi di App Store. Jika anda memerlukan bantuan lebih lanjut untuk pengembangan iOS, lihat seri iOS From Scratch kami.

Windows 10 SDK

Microsoft telah menyatukan proses pengembangan aplikasi untuk berbagai perangkat termasuk PC, Mobile, Xbox One, dan HoloLens, dengan Universal Windows Platform (UWP). Anda dapat mendownload Windows 10 SDK (juga mendukung UWP) dari Microsoft Windows Dev Center dan menggunakannya untuk mengembangkan aplikasi mobile dengan tool yang lainnya, seperti emulator mobile, untuk menguji aplikasi anda.

Bila digunakan bersamaan dengan UWP, Windows 10 SDK memungkinkan anda untuk memasarkan aplikasi Android, iOS, dan Windows lama yang ada ke platform Windows 10 terbaru. Ini suatu hal yang sangat hebat karena memungkinkan pengembang untuk memperluas jangkauan mereka dan menargetkan jangkauan perangkat seluas mungkin. Tutorial SDK Windows Phone di Envato Tuts+ bisa menjadi tempat yang bagus untuk mendapatkan bantuan dari expert.

1.2 IDE

IDE membantu merampingkan alur kerja anda dan memaksimalkan SDK bersangkutan. IDE juga menghemat banyak waktu dengan fitur pintar seperti code completion, interactive debugging, dan automated building.

Android Studio

Android Studio adalah IDE yang secara resmi didukung oleh Google untuk membangun aplikasi Android. Android Studio adalah IDE all-in-one dengan fitur intelligent code completion,  realistic device emulation, dan robust build systems. Anda dapat berbagi code base yang sama di banyak perangkat, mulai dari hal-hal yang biasa digunakan, melalui dari telepon, hingga smart TV.

SDK Android terbaru juga dibundel dengan Android Studio sehingga pengembang dapat mulai melakukan coding dari hari pertama. Versi SDK yang lebih terdahulu dapat didownload melalui SDK Manager yang disertakan dalam IDE. Android Studio juga penuh dengan contoh aplikasi, code template, dan project wizards yang membuat hidup sangat mudah bagi para pengembang (developer).

Xcode

Jika anda adalah pengembang iOS, anda harus mengenal Xcode, termasuk iOS SDK dan sejumlah tools lain yang berguna. Mirip dengan Android Studio, Xcode adalah lingkungan yang produktif untuk membuat aplikasi untuk Mac, iPhone, iPad, dan Apple Watch. Fitur Xcode mencakup source-code editor, built-in interface builder, advanced device emulator, dan dokumentasi lengkap yang up to date.

Bagaimanapun, anda tidak punya banyak pilihan, karena itu wajib menggunakan Xcode IDE jika anda berencana meluncurkan aplikasi iOS anda ke App Store Apple. Xcode menangani semua penandatanganan (signing) atas aplikasi dan developer-key management, ditambah dengan proses verifikasi untuk pengiriman aplikasi, sehingga pengembang dapat lebih fokus pada bisnis inti mereka daripada mengkhawatirkan biaya administrasi aplikasi mereka.

Visual Studio

Visual Studio adalah IDE pilihan bagi banyak pengembang Windows. Visual Studio ini dari Microsoft, dan oleh karena itu, anda akan mendapatkan dukungan penuh yang anda harapkan dari vendor resmi. Dengan Visual Studio, anda dapat menggunakan basis kode yang sama untuk aplikasi desktop, aplikasi seluler, dan aplikasi berbasis perangkat Microsoft lainnya.

Wajar saja, Windows 10 SDK dibundel dengan IDE, seperti pada kasus Android Studio dan Xcode. Visual Studio memudahkan pengembang menemukan jalannya basis kode yang besar dengan fitur seperti Peek To Definition, meningkatkan GoTo, dan banyak lagi. Bergantung pada kapasitas dan anggaran anda, anda dapat memilih dari tiga versi, yaitu Community, Professional, dan Enterprise. Selain itu, Visual Studio dilengkapi dengan dua versi OS, Windows dan Mac. Jadi tidak masalah apakah anda memiliki PC atau Mac; anda dapat menggunakan Visual Studio untuk mengajukan kode aplikasi seluler berikutnya.

Tidak hanya itu, tapi Visual Studio Code adalah IDE yang hebat untuk coding aplikasi cross-platform di JavaScript, untuk React Native, misalnya. Kode Visual Studio sangat baik untuk pengembangan React Native dengan React Native tools extension. Dengan itu, anda dapat menjalankan perintah React Native dari GUI, melihat code completion prompt yang cerdas untuk API React Native, dan bahkan men-debug aplikasi anda dari dalam editor.

2. Tools untuk Tujuan Khusus

Ini semua adalah tools yang memungkinkan aplikasi anda memiliki keunggulan kompetitif. Hal ini benar-benar apa yang diperlukan untuk membangun aplikasi pembunuh atau mengguncangkan pasar. Di sini, anda akan membaca tentang beberapa tools yang paling populer.

2.1 Game Engine

Game mobile adalah kategori aplikasi yang paling populer, dalam hal volume download, hampir di semua app store. Jadi, jika anda berencana mengembangkan game mobile, mengapa tidak mencoba salah satu dari engine permainan ini?

Unity

Unity adalah tool pengembangan permainan yang populer yang dapat digunakan untuk menciptakan pengguna yang menarik. Fitur-fiturnya termasuk all-in-one editor, 2D and 3D workflow support, realistic physics engine, built-in UI creation components, dan banyak lagi. Berdasarkan pengembangan studio pengembangan game anda, Anda bisa memilih versi yang sesuai dari Personal, Plus, atau Pro.

Unity memungkinkan anda mempertahankan single code base dan mempublikasikan ke beberapa platform seperti Android, iOS, dan Windows Phone. Unity pada dasarnya dikemas dengan banyak fitur seperti dukungan video 360 panorama, VR cinematic, dan pembuatan aset berbasis foto atau video. Unity bahkan memiliki platform monetisasi aplikasi selulernya sendiri dengan Unity Ads.

Godot

Dirilis di bawah lisensi MIT, Godot adalah game creation tool yang gratis dan open-source yang memungkinkan anda mempublikasikan game 2D dan 3D ke semua platform mobile yang populer. Anda dapat menulis program anda dengan bahasa scripting defaultnya yang disebut GDScript atau bahasa C++. Godot juga memiliki visual editor yang bagus dengan UI yang tidak berantakan. Yang benar-benar menarik adalah Godot juga mendukung live editing di perangkat seluler.

libgDX

libGDX adalah game engine dengan beberapa target publikasi termasuk Android dan iOS. libGDX dirilis di bawah lisensi Apache 2.0 dan dikelola oleh komunitas pengembang berbakat yang aktif. libGDX juga dilengkapi dengan banyak koleksi buku dan tutorial, sehingga sangat mudah bagi anda untuk memulai dan melanjutkan.

2.2 Computer Vision SDK

Computer Vision telah membuat kemajuan yang luar biasa sejak awal konsepsi. Kini Computer Vision sudah jadi komoditas yang ada ribuan aplikasi menggunakannya. Ketersediaan kamera built-in telah membuat aplikasi vision-based komputer merupakan jenis perangkat lunak yang meluas.

IBM Watson

IBM Watson adalah perangkat machine-learning tool berbasis cloud. Dengan layanan Visual Recognition, mendeteksi dan menganalisis banyak gambar dari aplikasi smartphone menjadi cukup mudah. Simak beberapa tutorial Watson kami di Envato Tuts+. Anda bahkan bisa menggunakannya untuk menebak umur dan jenis kelamin seseorang dari sebuah foto.

Google Cloud Vision

Google Cloud Vision adalah platform machine learning berbasis cloud lainnya yang menjadikan computer vision menjadi lebih mudah. Melalui Cloud Vision REST API, Google berbagi teknologi AI pembelajaran yang mendalam dengan pengembang aplikasi yang tersebar luas. Dengan API ini, anda dapat dengan mudah menambahkan fitur seperti face detection, emotion detection, dan optical character recognition ke aplikasi Android anda. Dalam tutorial ini, anda akan belajar bagaimana caranya.

OpenCV

OpenCV adalah salah satu pengadopsi awal computer vision technology, dan hari ini merupakan salah satu pemimpin di lapangan. Ada beberapa proyek lain, beberapa open source, dan komersial lainnya, yang menjadikan OpenCV sebagai base-nya. OpenCV tersedia untuk platform Android, iOS, dan Windows. Di Android, anda memerlukan Android NDK untuk menggunakannya.

OpenCV sendiri ditulis dalam bahasa C++, dan anda harus memoles skill C++ anda jika anda ingin menulis program menggunakan SDK. Anda dapat menambahkan berbagai fitur berbasis computer vision ke aplikasi anda menggunakan OpenCV. Ini termasuk ace recognition, eye tracking and gaze estimation, object recognition, dan banyak lagi yang berkaitan dengan still image dan video. OpenCV dirilis dengan lisensi BSD dan benar-benar bebas untuk digunakan.

Qualcomm FastCV

Dirilis oleh Qualcomm Technologies Inc., FastCV adalah SDK berbasis komputer yang populer. FastCV mendukung fitur sepertigesture recognition, face detection, tracking, dan text recognition. Meskipun FastCV dapat berjalan cukup baik pada kebanyakan prosesor berbasis ARM, namun dirancang khusus untuk prosesor Qualcomm Snapdragon. Prosesor high-end diperlukan untuk sepenuhnya memanfaatkan kemampuan FastCV.

2.3 Augmented Reality (AR) SDK

AR perlahan mendapatkan daya tarik dan menjadi pengalaman mobile sehari-hari, berkat beberapa SDK yang canggih dan komunitas pengembang yang antusias. Inilah beberapa pemimpin dan trendsetter di industri ini.

Vuforia

Vuforia adalah platform AR mobile yang banyak digunakan yang dapat mendukung berbagai  smartphone dan tablet versi Android, iOS, dan Windows. Vuforia membantu anda menciptakan pengalaman AR yang mudah diingat di aplikasi mobile, sehingga aplikasi tersebut dapat menonjol dari yang lain.

Vuforia dapat melayani beragam kasus penggunaan AR seperti media cetak dan majalah, mainan dan produk konsumen, kotak dan kemasan produk, dan bahkan botol dan kaleng. Vuforia juga mendukung p object recognition dan object tracking yang memungkinkan pengembang membuat aplikasi AR dan VR dengan menggunakan Mixed Reality API-nya. Anda dapat memilih dari empat rencana harga yang tersedia tergantung pada kebutuhan anda.

Wikitude

Pemain serius lainnya di lapangan, Wikitude menggabungkan geo-location pada mobile dengan fitur AR standar lainnya. Jadi, Wikitude seharusnya menjadi tool penting lain bagi calon pengembang yang ingin menghasilkan aplikasi AR mobile yang sangat keren. SDK-nya dilengkapi dengan pilihan lisensi yang berbeda, seperti biaya satu kali dan model berbasis langganan tahunan.

Wikitude saat ini bisa menyebar ke target mobile Android dan iOS. Komunitasnya juga penuh dengan pengembang berpengalaman yang siap untuk berbagi pengetahuan mereka, dan karenanya anda dapat mengambil jalan pintas untuk mempercepat usaha pengembangan anda dengan kecepatan penuh.

Tango

Tango adalah SDK AR yang dikembangkan oleh Google. Saat ini hanya mendukung dua model perangkat tertentu, yaitu Asus ZenFone AR dan Lenovo Phab 2 Pro. Jadi, jika anda tertarik untuk mengembangkan perangkat tersebut secara khusus, Tango layak untuk dipertimbangkan.

ARKit

ARKit adalah platform AR dari Apple. Anda harus mendapatkan Xcode 9, di mana ARKit disertakan sebagai bagian dari SDK iOS 11. Jadi, jika anda tidak ingin menyingkirkan tool pihak ketiga dan lebih memilih hanya berfokus pada tool Apple resmi, ARKit sangat ideal untuk anda.

Menantikan kursus dan tutorial tentang ARKit di Envato Tuts+!

3. Hybrid Development Tools

Beberapa pengembang (developer) pemula diintimidasi oleh kurva belajar yang curam yang biasanya dikaitkan dengan platform development mobile pribumi (native). Mereka mungkin harus belajar banyak bahasa pemrograman baru dan memperoleh keterampilan pengembangan platform yang spesifik, seperti testing tools.

Hybrid development tools mengatasi masalah ini dengan cara yang cerdas. Hybrid development tools memungkinkan pengembang mengembangkan keterampilan pengembangan web untuk mengembangkan aplikasi mobile tanpa memerlukan pengetahuan khusus platform. Ada banyak platform seperti itu yang tersedia, tapi kami hanya akan fokus pada beberapa proyek populer.

React Native

React Native adalah platform development mobile yang dirilis oleh Facebook. React Native memungkinkan pengembang untuk menerbitkan aplikasi seluler asli menggunakan HTML, CSS, dan JavaScript. Anda dapat mempertahankan b single code base dan mempublikasikan aplikasi anda di platform Android atau iOS.

Ini luar biasa karena anda tidak perlu menginstal Android Studio atau Xcode pada development machine anda. Dan kesenangan sebenarnya dimulai saat anda beralih ke kode asli di dalam code editor React Native itu sendiri. Anda dapat mencampur cuplikan kode dari beberapa platform native di code editor yang sama, dan itu membuat anda benar-benar hebat dan jadi serbaguna.

Ionic

Ionic adalah framework lain yang memungkinkan anda membuat aplikasi seluler dengan HTML, CSS, dan JavaScript. Ionic muncul dengan library komponen UI dan banyak utilitas berguna yang memungkinkan anda membuat kode aplikasi mobile yang indah. Ionic dibangun di atas Angular framework yang sangat populer, jadi jika anda memiliki pengalaman dengan Angular, anda akan mudah menggunakan Ionic.

NativeScript

NativeScript adalah framework lain untuk membangun aplikasi mobile lintas platform. Seperti Ionic dan React Native, NativeScript memungkinkan anda menggunakan CSS dan JavaScript untuk membangun aplikasi mobile, namun alih-alih menggunakan HTML, anda mengkodekan layout aplikasi anda dalam XML.

NativeScript dapat menargetkan Android, iOS, dan bahkan Windows Universal Platform. Tidak seperti Ionic, yang menggunakan Cordova's WebView untuk merender UI aplikasinya, NativeScript menggunakan native platform's rendering engine, yang berarti memberikan pengalaman pengguna yang benar-benar asli.

Adobe PhoneGap

PhoneGap adalah salah satu pionir hybrid mobile development frameworks berbasis HTML. Sejak diakuisisi oleh Adobe di tahun 2011, PhoneGap menjadi lebih baik dan lebih baik lagi.

Cara tercepat untuk memulai adalah mendownload aplikasi desktop PhoneGap dan menyelam ke dalam pengkodean. Anda dapat meniru aplikasi di browser anda, dan anda juga dapat melakukan pengujian langsung pada perangkat yang terhubung, menggunakan PhoneGap Developer Mobile App. PhoneGap bisa melayani ketiga platform populer: Android, iOS, dan Windows Phone.

Jika anda mengalami masalah saat menulis aplikasi anda, ada ribuan postingan dan artikel di web yang akan membantu anda memperbaiki masalah. PhoneGap memiliki komunitas pengembang yang berkembang yang benar-benar berpengetahuan dan bermanfaat.

Xamarin

Xamarin adalah hybrid mobile development tool lainnya, namun dengan base C#, bukan HTML. Jadi, jika anda berasal dari latar belakang pengembangan Microsoft dan ingin mengembangkan aplikasi seluler lintas platform, Xamarin adalah pilihan yang ideal. Anda juga memerlukan IDE Visual Studio saat anda mengembangkan aplikasi mobile dengan Xamarin.

Kesimpulan

Tersedianya banyak tools yang tepat dan kemampuan untuk menggunakannya dengan benar adalah faktor keberhasilan utama pengembangan aplikasi mobile. Jadi, saat anda berencana mengembangkan aplikasi berikutnya, cobalah semua tools ini.

Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Looking for something to help kick start your next project?
Envato Market has a range of items for sale to help get you started.